РЕMBЕRDAYAAN MASYARAKAT PESISIR ‘Bahari Terjaga, Semua Berdaya’

Judul: РЕMBЕRDAYAAN MASYARAKAT PESISIR ‘Bahari Terjaga, Semua Berdaya’

Penulis: Risti Kurnia Dewi, S.Gz., M.Si
Chusnul Ridwalda Handini
Alfa Rino Svedrilio
Rifqi Asverian Putra
Hanisah Rahmah
Reva Ratu Fiola
Defara Hanaya
Muhammad Rizki
Fikhri Ananda
Frizqya Dela Pratiwi
Jumlah Halaman: 125 halaman


Sinopsis:
Sektor perikanan dan akuakultur global telah mencapai tonggak sejarah, dengan total produksi mencapai rekor 214 juta ton pada tahun 2020, yang terdiri dari 178 juta ton hewan akuatik dan 36 juta ton alga. Nilai penjualan pertama dari produksi hewan akuatik ini diperkirakan mencapai USD 406 miliar, sebuah angka yang menyoroti peran vital sektor ini dalam perekonomian global. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mendorong sebuah visi transformatif yang dikenal sebagai “Blue Transformation” yang bertujuan untuk mengubah sistem pangan akuatik menjadi lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan. Visi ini secara eksplisit menekankan pentingnya pengembangan “rantai nilai yang berkelanjutan” ( sustainable value chains), yang mengisyaratkan pergeseran paradigma dari sekadar ekstraksi sumber daya mentah menuju penciptaan nilai tambah melalui pengolahan pasca-panen. Namun, di balik angka-angka makro yang mengesankan ini, tersembunyi realitas kerentanan yang mendalam bagi jutaan nelayan skala kecil di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang seringkali terperangkap di tingkat paling dasar dari rantai nilai ini.